Bidang Tata Ruang dan Pertanahan, menangani tata ruang perkotaan, dan pada bidang pertanahan menangani sertifikat tanah untuk tanah-tanah milik pemerintah daerah, contohnya tanah pada bangunan sekolahan, gedung-gedung puskesmas, rumah sakit, perkantoran dsb yang belum memiliki sertifikat pertanahan maka akan ditangani serta diproses.

I. NAMA JABATAN : KEPALA BIDANG PERTANAHAN DAN TATA RUANG

A.  TUGAS POKOK DAN FUNGSI   :

Kepala Bidang Pertanahan dan Tata Ruang mempunyai tugas pokok membantu Kepala Dinas dalam melaksanakan pengaturan, pembinaan, pengawasan, pelaksanaan serta pengendalian pemanfaatan tanah dan ruang.

Untuk melaksanakan tugas tersebut, Kepala Bidang Pertanahan dan Tata Ruang mempunyai fungsi :

  1. penyiapan bahan penyusunan rencana kerja;
  2. penyiapan bahan perumusan kebijakan umum dan teknis operasional urusan pertanahan dan tata ruang;
  3. penyusunan perencanaan teknis bidang pertanahan dan tata ruang;
  4. pelaksanaan penyuluhan bidang pertanahan dan tata ruang;
  5. pengendalian, evaluasi dan pelaporan pelaksanaan tugas bidang pertanahan dan tata ruang.

B. URAIAN TUGAS  :

  1. Menyiapkan bahan penyusunan rencana kerja;
  2. Menyiapkan bahan perumusan kebijakan umum dan teknis operasional urusan pertanahan dan tata ruang;
  3. Melaksanakan penyusunan perencanaan teknis bidang pertanahan dan tata ruang;
  4. Melaksanakan pembinaan teknis bidang pertanahan dan tata ruang;
  5. Menginventarisasi permasalahan yang berhubungan dengan urusan pertanahan dan tata ruang, serta menyajikan alternatif pemecahannya;
  6. Mendistribusikan tugas kepada bawahan agar pelaksanaan tugas berjalan sesuai dengan proporsi masing-masing;
  7. Memberikan motivasi dan penilaian kepada bawahan guna meningkatkan prestasi, dedikasi dan loyalitas bawahan;
  8. Melaksanakan pengendalian, evaluasi dan pelaporan pelaksanaan tugas;
  9. Melaksanakan tugas lain yang diberikan oleh Atasan sesuai peraturan perundang-undangan yang berlaku.

C. TANGGUNG JAWAB  :

  1. Tersedianya bahan penyusunan rencana kerja;
  2. Tersedianya bahan perumusan kebijakan umum dan teknis operasional urusan pertanahan dan tata ruang;
  3. Tersusunnya perencanaan teknis bidang pertanahan dan tata ruang;
  4. Terlaksananya penyuluhan bidang pertanahan dan tata ruang;
  5. Terlaksananya pengendalian, evaluasi dan pelaporan pelaksanaan tugas bidang pertanahan dan tata ruang
  6. Terwujudnya keteraturan, kelancaran dan ketepatan waktu dalam pelaksanaan tugas.

II. NAMA JABATAN : KEPALA SEKSI PERENCANAAN TATA RUANG

A. TUGAS POKOK DAN FUNGSI :

Kepala Seksi Perencanaan Tata Ruang mempunyai tugas pokok membantu Kepala Bidang Pertanahan dan Tata Ruang dalam melakukan perencanaan teknis, pengaturan dan pembinaanterkaitperencanaan tata ruang.

Untuk melaksanakan tugas tersebut, Kepala Seksi Perencanaan Tata Ruang mempunyai fungsi :

  1. penelaahan data/informasi sebagai bahan penyusunan rencana kerja;
  2. penelaahan data/informasi sebagai bahan perumusan kebijakan umum dan teknis operasional perencanaan tata ruang;
  3. pelaksanaan pelayanan bidang tata ruang sesuaiStandar Pelayanan Minimal (SPM;
  4. pengelolaan dan inventarisasi data bidang tata ruang;
  5. pelaksanaan pembinaan bidang tata ruang;
  6. pengendalian, evalausi dan pelaporan pelaksanaan tugas seksi Perencanaan Tata Ruang.

B. URAIAN TUGAS            :

  1. Menyiapkan bahan penyusunan rencana program dan petunjuk teknis di bidang Perencanaan Tata Ruang;
  2. Melakukan pengumpulan, pengolahan dan penelaahan data/informasi sebagai bahan penyusunan rencana kerja;
  3. Melakukan pengumpulan, pengolahan dan penelaahan data/informasi sebagai bahan perumusan kebijakan umum dan teknis operasional perencanaan tata ruang;
  4. Melakukan perencanaan bidang tata ruang;
  5. Melakukan pelayanan bidang tata ruang sesuai Standar Pelayanan Minimal (SPM);
  6. Melakukan pengelolaan dan inventarisasi data bidang tata ruang;
  7. Melakukan pembinaan bidang tata ruang;
  8. Menyiapkan bahan koordinasi dan kerjasama dengan lembaga dan instansi lain di bidang Perencanaan Tata Ruang;
  9. Menyiapkan bahan pengawasan dan pengendalian pelaksanaan program dan petunjuk teknis di bidang Perencanaan Tata Ruang;
  10. Menginventarisasi permasalahan yang berhubungan dengan perencanaan tata ruang, serta menyajikan alternatif pemecahannya;
  11. Mendistribusikan tugas kepada bawahan agar pelaksanaan tugas berjalan sesuai dengan proporsi masing-masing;
  12. Memberikan motivasi dan penilaian kepda bawahan guna meningkatkan prestasi, dedikasi dan loyalitas bawahan;
  13. Melakukan pengendalian, evaluasi dan pelaporan pelaksanaan tugas;
  14. Melakukan tugas lain yang diberikan oleh Atasan sesuai peraturan perundang-undangan yang berlaku.

C. TANGGUNG JAWAB  :

  1. Tersedianya data/informasi sebagai bahan penyusunan rencana kerja;
  2. Tersedianya data/informasi sebagai bahan perumusan kebijakan umum dan teknis operasional perencanaan tata ruang;
  3. Tersusunnnya perencanaan di bidang tata ruang;
  4. Terlaksananya pengelolaan dan inventarisasi data bidang tata ruang;
  5. Terlaksananya pembinaan/penyuluhan bidang tata ruang;
  6. Terlaksananya pengendalian, evalausi dan pelaporan pelaksanaan tugas Seksi Perencanaan Tata Ruang;
  7. Terwujudnya keteraturan, kelancaran dan ketepatan waktu dalam pelaksanaan tugas.

III. KEPALA SEKSI PERTANAHAN

A. TUGAS POKOK DAN FUNGSI :

Kepala Seksi Pertanahan mempunyai tugas pokok membantu Kepala Bidang Pertanahan dan Tata Ruang dalam melakukan perencanaan penggunaan tanah, fasilitasi dan pengadaan tanah, serta penyelesaian sengketa tanah.

Untuk melaksanakan tugas tersebut, Kepala Seksi Pertanahan mempunyai fungsi :

  1. penyusunan sistem basis data dan penelaahan data/informasi sebagai bahan penyusunan rencana kerja;
  2. penelaahan data/informasi sebagai bahan perumusan kebijakan umum dan teknis urusan pertanahan;
  3. pelaksanaan perencanaan penggunaan tanah daerah;
  4. pelaksanaan dan fasilitasi pengadaan tanah untuk kepentingan umum;
  5. pelaksanaan penyelesaian sengketa tanah daerah;
  6. pengendalian, evaluasi dan pelaporan pelaksanaan tugas seksi pertanahan.   

B.  Uraian Tugas  : 

  1. Melakukan penyusunan sistem basis data, pengumpulan, pengolahan dan penelaahan data/informasi sebagai bahan penyusunan rencana kerja;
  2. Melakukan pengumpulan, pengolahan dan penelaahan data/informasi sebagai bahan perumusan kebijakan umum dan teknis urusan pertanahan;
  3. Menyiapkan data/informasi sebagai bahan koordinasi dengan instansi/ lembaga terkait yang menyangkut urusan pertanahan;
  4. Melakukan penyiapan data/informasi sebagai bahan penyusunan rencana penatagunaan tanah, bimbingan penggunaan tanah kepada masyarakat, dan pengendalian perubahan penggunaan tanah;
  5. Melakukan pengkajian aspek penatagunaan tanah sebagai bahan pertimbangan dalam mengambil keputusan ;
  6. Memberikan pelayanan informasi dan penjelasan mengenai peta-peta penatagunaan tanah dan data pokok untuk perencanaan pembangunan sesuai rencana tata ruang wilayah ;
  7. Melakukan penyiapan data/informasi sebagai bahan pertimbangan pemberian rekomendasi izin membuka tanah dan lokasi tanah;
  8. Melakukan penyusunan, pengolahan dan menyajikan data pengadaan tanah instansi pemerintah ;
  9. Melakukan dan memfasilitasi pengadaan tanah untuk kepentingan umum;
  10. Melakukan penyelesaian ganti rugi tanah;
  11. Melakukan pengumpulan dan pengolahan data masalah-masalah pertanahan, serta melakukan penelitian terhadap obyek yang menjadi sengketa, baik fisik maupun administratif ;
  12. Melakukan penyelesaian sengketa tanah garapan;
  13. Melakukan penetapan dan penyelesaian masalah tanah ulayat, dan penetapan subyek dan obyek distribusi tanah;
  14. Melakukan pemanfaatan tanah kosong;
  15. Menginventarisasi permasalahan yang berhubungan dengan urusan pertanahan, serta menyajikan alternatif pemecahannya;
  16. Mendistribusikan tugas kepada bawahan, agar pelaksanaan tugas berjalan sesuai dengan proporsi masing – masing ;
  17. Memberikan motivasi dan penilaian kepada bawahan guna meningkatkan prestasi, dedikasi dan loyalitas bawahan ;
  18. Melakukan pengendalian, evaluasi dan pelaporan pelaksanaan tugas ;
  19. Melakukan tugas lain yang diberikan oleh Atasan sesuai dengan peraturan perundang – undangan yang berlaku.

C.  TANGGUNG JAWAB  :

  1. Tersedianya sistem basis data/informasi sebagai bahan penyusunan rencana kerja;
  2. Tersedianya data/informasi sebagai bahan perumusan kebijakan umum dan teknis urusan pertanahan;
  3. Terlaksananya perencanaan penggunaan tanah daerah;
  4. Terlaksananya pengadaan tanah untuk kepentingan umum dan pemerintah daerah;
  5. Terlaksananya penyelesaian sengketa tanah daerah;
  6. Terlaksananya pengendalian, evaluasi dan pelaporan pelaksanaan tugas seksi  pertanahan;   
  7. Terwujudnya keteraturan, kelancaran dan ketepatan waktu dalam pelaksanaan tugas. 

IV. KEPALA SEKSI PENGENDALIAN PEMANFAATAN RUANG

A. TUGAS POKOK DAN FUNGSI :

Kepala Seksi Pengendalian Pemanfaatan Ruang mempunyai tugas pokok membantu Kepala Bidang Pertanahan dan Tata Ruang dalam melakukan fasilitasi pelaksanaan pembinaan teknis dan pelayanan umum terkait Pengendalian Pemanfaatan Ruang.

Untuk melaksanakan tugas tersebut, Kepala Seksi Pengendalian Pemanfaatan Ruang mempunyai fungsi :

  1. penelaahan data/informasi sebagai bahan penyusunan rencana kerja;
  2. penelaahan data/informasi sebagai bahan perumusan kebijakan umum dan teknis operasional pengendalian pemanfaatan ruang;
  3. pengelolaan dan inventarisasi data pengendalian pemanfaatan ruang;
  4. pelaksanaan pengendalian pemanfaatan ruang;
  5. pengendalian, evalausi dan pelaporan pelaksanaan tugas Seksi Pengendalian Pemanfaatan Ruang.

B. URAIAN TUGAS            :

  1. Menyiapkan bahan penyusunan rencana program dan petunjuk teknis di bidang pengendalian pemanfaatan ruang;
  2. Melakukan pengumpulan, pengolahan dan penelaahan data/informasi sebagai bahan penyusunan rencana kerja;
  3. Melakukan pengumpulan, pengolahan dan penelaahan data/informasi sebagai bahan perumusan kebijakan umum dan teknis operasional pengendalian pemanfaatan ruang;
  4. Melakukan pengelolaan dan inventarisasi data bidang tata ruang;
  5. Melakukan pengendalian pemanfaatan ruang;
  6. Menyiapkan bahan koordinasi dan kerjasama dengan lembaga dan instansi lain di bidang pengendalian pemanfaatan ruang;
  7. Menyiapkan bahan pengawasan dan pengendalian pelaksanaan program dan petunjuk teknis di bidang pengendalian pemanfaatan ruang;
  8. Menginventarisasi permasalahan yang berhubungan dengan pengendalian pemanfaatan ruang, serta menyajikan alternatif pemecahannya;
  9. Mendistribusikan tugas kepada bawahan agar pelaksanaan tugas berjalan sesuai dengan proporsi masing-masing;
  10. Memberikan motivasi dan penilaian kepada bawahan guna meningkatkan prestasi, dedikasi dan loyalitas bawahan;
  11. Melakukan pengendalian, evaluasi dan pelaporan pelaksanaan tugas;
  12. Melakukan tugas lain yang diberikan oleh Atasan sesuai peraturan perundang-undangan yang berlaku.

C. TANGGUNG JAWAB  :

  1. Tersedianya data/informasi sebagai bahan penyusunan rencana kerja;
  2. Tersedianya data/informasi sebagai bahan perumusan kebijakan umum dan teknis operasional pengendalian pemanfaatan ruang;
  3. Terlaksananya pengelolaan dan inventarisasi data pengendalian pemanfaatan ruang;
  4. Terlaksananya pembinaan/penyuluhan terkait pengendalian pemanfaatan ruang;
  5. Terlaksananya pengendalian, evalausi dan pelaporan pelaksanaan tugas Seksi Pengendalian Pemanfaatan Ruang;
  6. Terwujudnya keteraturan, kelancaran dan ketepatan waktu dalam pelaksanaan tugas.