Bidang Bangunan Gedung menangani kegiatan pembangunan gedung-gedung milik pemerintahan daerah yang di anggarkan oleh APBD. Bidang Bangunan Gedung mempunyai tugas menyiapkan bahan pelaksanaan, pembinaan, dan pengawasan pembangunan dan rehabilitasi gedung pemerintah.

Bidang Bangunan Gedung dalam melaksanakan tugas mempunyai fungsi:

  1. Penyusunan rencana kerja Bidang Bangunan Gedung;
  2. Perumusan kebijakan teknis pelaksanaan, pembinaan, dan pengawasan pembangunan dan rehabilitasi bangunan gedung pemerintah;
  3. Pelaksanaan pembangunan dan rehabilitasi bangunan gedung pemerintah;
  4. Pembinaan dan pengawasan teknis pelaksanaan pembangunan dan rehabilitasi bangunan gedung pemerintah; dan
  5. Evaluasi dan penyusunan laporan pelaksanaan kerja Bidang Bangunan Gedung.

I.   KEPALA BIDANG BANGUNAN GEDUNG

A.  TUGAS POKOK DAN FUNGSI   :

Kepala Bidang Bangunan Gedung mempunyai tugas pokok membantu Kepala Dinas dalam melaksanakan perencanaan teknis, penyuluhan, pembangunan, pemeliharaan dan pengendalian urusan Bangunan Gedung.

Untuk melaksanakan tugas tersebut, Kepala Bidang Bangunan Gedung mempunyai fungsi :

  1. penyiapan bahan penyusunan rencana kerja;
  2. penyiapan bahan perumusan kebijakan umum dan teknis operasional urusan Bangunan Gedung;
  3. supervisi pemberian pertimbangan teknis bidang Bangunan Gedung;
  4. pelaksanaan penyuluhan bidang Bangunan Gedung;
  5. supervisi pembangunan bangunan gedung negara dan rumah negara baru, pengembangan dan/atau rehab berat yang tidak diatur khusus oleh peraturan perundang-undangan.
  6. pengendalian, evaluasi dan pelaporan pelaksanaan tugas bidang Bangunan Gedung.

B. URAIAN TUGAS  :

  1. Menyiapkan bahan penyusunan rencana kerja;
  2. Menyiapkan bahan perumusan kebijakan umum dan teknis operasional urusan Bangunan Gedung;
  3. Memberikan pertimbangan teknis bidang Bangunan Gedung;
  4. Melaksanakan pengujian perencanaan dan perancangan teknis bidang Bangunan Gedung yang di laksanakan oleh pihak lain;
  5. Melaksanakan pembinaan teknis pembangunan dan pemeliharaan bidang Bangunan Gedung;
  6. Melaksanakan penyuluhan bidang Bangunan Gedung;
  7. Melaksanakan supervisi pemberian pertimbangan teknis bidang Bangunan Gedung;
  8. Melaksanakan supervisi pembangunan bangunan gedung negara dan rumah negara baru, pengembangan dan/atau rehab berat yang tidak diatur khusus oleh peraturan perundang-undangan.
  9. Menginventarisasi permasalahan yang berhubungan dengan urusan Bangunan Gedung, serta menyajikan alternatif pemecahannya;
  10. Mendistribusikan tugas kepada bawahan agar pelaksanaan tugas berjalan sesuai dengan proporsi masing-masing;
  11. Memberikan motivasi dan penilaian kepada bawahan guna meningkatkan prestasi, dedikasi dan loyalitas bawahan;
  12. Melaksanakan pengendalian, evaluasi dan pelaporan pelaksanaan tugas;
  13. Melaksanakan tugas lain yang diberikan oleh Atasan sesuai peraturan perundang-undangan yang berlaku.

C. TANGGUNG JAWAB  :

  1. Tersedianya bahan penyusunan rencana kerja;
  2. Tersedianya bahan perumusan kebijakan umum dan teknis operasional urusan Bangunan Gedung;
  3. Tersusunnya perencanaan teknis bidang Bangunan Gedung;
  4. Terlaksananya penyuluhan bidang Bangunan Gedung;
  5. Terlaksananya pengendalian, evaluasi dan pelaporan pelaksanaan tugas bidang Bangunan Gedung;
  6. Terwujudnya keteraturan, kelancaran dan ketepatan waktu dalam pelaksanaan tugas.

II. KEPALA SEKSI PERENCANAAN TEKNIS BANGUNAN GEDUNG

A. TUGAS POKOK DAN FUNGSI :

Kepala Seksi Perencanaan Teknis Bangunan Gedung mempunyai tugas pokok membantu Kepala Bidang Bangunan Gedung dalam melakukan perencanaan teknis, pembuatan spesifikasi teknis dan penyuluhan bidang Bangunan Gedung.

Untuk melaksanakan tugas tersebut, Kepala Seksi Perencanaan Teknis Bangunan Gedung mempunyai fungsi :

  1. penelaahan data/informasi sebagai bahan penyusunan rencana kerja;
  2. penelaahan data/informasi sebagai bahan perumusan kebijakan umum dan teknis operasional perencanaan teknis Bangunan Gedung;
  3. penelaahan data sebagai bahan untuk pemberian pertimbangan teknis bidang Bangunan Gedung;
  4. pelaksanaan pembuatan spesifikasi teknis Bangunan Gedung;
  5. pengelolaan dan inventarisasi data bidang Bangunan Gedung;
  6. pelaksanaan penyuluhan bidang Bangunan Gedung;
  7. pengendalian, evaluasi dan pelaporan pelaksanaan tugas seksi perencanaan teknis Bangunan Gedung.

B. URAIAN TUGAS            :

  1. Melakukan pengumpulan, pengolahan dan penelaahan data/informasi sebagai bahan penyusunan rencana kerja;
  2. Melakukan pengumpulan, pengolahan dan penelaahan data/informasi sebagai bahan perumusan kebijakan umum dan teknis operasional perencanaan teknis Bangunan Gedung;
  3. Melakukan penelaahan data sebagaibahan untuk pemberian pertimbangan teknis bidang Bangunan Gedung;
  4. Melakukan pembuatan spesifikasi teknis bidang Bangunan Gedung;
  5. Melakukan pengelolaan dan inventarisasi data bidang Bangunan Gedung;
  6. Menginventarisasi permasalahan yang berhubungan dengan perencanaan teknis Bangunan Gedung, serta menyajikan alternatif pemecahannya;
  7. Melakukan penyuluhan bidang Bangunan Gedung;
  8. Melakukan pengendalian, evaluasi dan pelaporan pelaksanaan tugas;
  9. Mendistribusikan tugas kepada bawahan agar pelaksanaan tugas berjalan sesuai dengan proporsi masing-masing;
  10. Memberikan motivasi dan penilaian kepada bawahan guna meningkatkan prestasi, dedikasi dan loyalitas bawahan;
  11. Melakukan tugas lain yang diberikan oleh Atasan sesuai peraturan perundang-undangan yang berlaku.

C. TANGGUNG JAWAB  :

  1. Tersedianya data/informasi sebagai bahan penyusunan rencana kerja;
    1. Tersedianya data/informasi sebagai bahan perumusan kebijakan umum dan teknis operasional perencanaan teknis Bangunan Gedung;
    1. Tersusunnnya perencanaan dan perancangan teknis di bidang Bangunan Gedung;
    1. Terlaksananya pembuatan spesifikasi teknis Bangunan Gedung;
    1. Terlaksananya pengelolaan dan inventarisasi data bidang Bangunan Gedung;
    1. Terlaksananya penyuluhan bidang Bangunan Gedung;
    1. Terlaksananya pengendalian, evaluasi dan pelaporan pelaksanaan tugas seksi perencanaan teknis Bangunan Gedung;
    1. Terwujudnya keteraturan, kelancaran dan ketepatan waktu dalam pelaksanaan tugas.

III. KEPALA SEKSI BANGUNAN GEDUNG

A. TUGAS POKOK DAN FUNGSI      :

          Kepala Seksi Bangunan Gedung mempunyai tugas pokok membantu Kepala Bidang Perumahan dan Bangunan Gedung dalam melakukan pembangunan, pemeliharaan dan pengendalian bangunan gedung.

          Untuk melaksanakan tugas tersebut, Kepala Seksi Bangunan Gedung  mempunyai fungsi :

  1. penelaahan data/informasi sebagai bahan penyusunan rencana kerja;
  2. penelaahan data/informasi sebagai bahan perumusan kebijakan umum dan teknis operasional pembangunan dan pemeliharaan bangunan gedung.
  3. Monitoring, pengawasan, dan penaksiran terhadap pelaksanaan pembangunan dan pemeliharaan bangunan gedung negara dan rumah negara.
  4. pembangunan bangunan gedung negara dan rumah negara baru , pengembangan dan/atau rehab berat yang tidak diatur khusus oleh peraturan perundang-undangan.
  5. verifikasi perencanaan dan perancangan teknis Bangunan Gedung yang di laksanakan oleh pihak lain;
  6. pengelolaan dan inventarisasi data bangunan gedung;
  7. pengendalian, evaluasi dan pelaporan pelaksanaan tugas seksi Bangunan Gedung.

B.URAIAN TUGAS    :

  1. Melakukan pengumpulan, pengolahan dan penelaahan data/informasi sebagai bahan penyusunan rencana kerja;
  2. Melakukan pengumpulan, pengolahan dan penelaahan data/informasi sebagai bahan perumusan kebijakan umum dan teknis operasional pembangunan dan pemeliharaan bangunan gedung Negara dan rumah Negara.
  3. Melakukan monitoring, pengawasan dan penaksiran terhadap pelaksanaan pembangunan dan pemeliharaan bangunan gedung Negara dan rumah Negara.
  4. Melaksanakan pembangunan bangunan gedung negara dan rumah negara baru, pengembangan dan/atau rehab berat yang tidak diatur khusus oleh peraturan perundang-undangan.
  5. Memverifikasi perencanaan dan perancangan teknis Bangunan Gedung yang di laksanakan oleh pihak lain;
  6. Menginventarisasi permasalahan yang berhubungan dengan bangunan gedung, serta menyajikan alternatif pemecahannya;
  7. Mendistribusikan tugas kepada bawahan agar pelaksanaan tugas berjalan sesuai dengan proporsi masing-masing;
  8. Memberikan motivasi dan penilaian kepada bawahan guna meningkatkan prestasi, dedikasi dan loyalitas bawahan;
  9. Melakukan pengendalian, evaluasi dan pelaporan pelaksanaan tugas;
  10. Melakukan tugas lain yang diberikan oleh Atasan sesuai peraturan perundang-undangan yang berlaku.

C. TANGGUNG JAWAB      :

  1. Tersedianya data/informasi sebagai bahan penyusunan rencana kerja;
  2. Tersedianya data/informasi sebagai bahan perumusan kebijakan umum dan teknis operasional pembangunan, pemeliharaan dan pengendalian bangunan gedung.
  3. Terlaksananya monitoring, pengawasan dan penaksiran terhadap pelaksanaan pembangunan dan pemeliharaan bangunan gedung Negara dan rumah Negara.
  4. Tercukupinya bangunan gedung negara dan rumah negara baru , pengembangan dan/atau rehab berat yang tidak diatur khusus oleh peraturan perundang-undangan.
  5. Terlaksananya pengujian perencanaan dan perancangan teknis Bangunan Gedung yang di laksanakan oleh pihak lain;
  6. Terlaksananya inventarisasi permasalahan yang berhubungan dengan bangunan gedung, serta menyajikan alternatif pemecahannya;
  7. Terdistribusikannya tugas kepada bawahan agar pelaksanaan tugas berjalan sesuai dengan proporsi masing-masing;
  8. Terlaksananya pengendalian, evaluasi dan pelaporan pelaksanaan tugas seksi Bangunan Gedung;
  9. Terwujudnya keteraturan, kelancaran dan ketepatan waktu dalam pelaksanaan tugas.

IV. KEPALA SEKSI PENATAAN BANGUNAN DAN LINGKUNGANTUGAS

A. POKOK DAN FUNGSI      :

          Kepala Seksi Penataan Bangunan dan Lingkungan mempunyai tugas pokok membantu Kepala Bidang Bangunan Gedung dalam merencanakan, melaksanakan, memperbaiki, mengembangkan atau melestarikan bangunan dan lingkungan/kawasan tertentu sesuai dengan prinsip pemanfaatan ruang dan pengendalian bangunan gedung dan lingkungan secara optimal.

Untuk melaksanakan tugas tersebut, Kepala Seksi Penataan Bangunan dan Lingkungan  mempunyai fungsi :

  1. penelaahan data/informasi sebagai bahan penyusunan rencana kerja;
  2. penelaahan data/informasi sebagai bahan perumusan kebijakan umum dan teknis operasional penataan bangunan dan lingkungan;
  3. perencanaan teknis, pelaksanaan konstruksi, perbaikan, pengembangan atau pelestarian bangunan dan lingkungan/kawasan tertentu sesuai dengan prinsip pemanfaatan ruang dan pengendalian bangunan gedung dan lingkungan secara optimal;
  4. pelaksanaan monitoring dan pengawasan terhadap pelaksanaan penataan bangunan dan lingkungan;
  5. pelaksanaan penyuluhan penataan bangunan dan lingkungan;
  6. pelaksanaan pembinaan teknis kepada masyarakat atau pihak lain dalam pembangunan dan pemeliharaan bangunan gedung;
  7. pengelolaan dan inventarisasi data penataan bangunan dan lingkungan;
  8. pengendalian, evaluasi dan pelaporan pelaksanaan tugas seksi Penataan Bangunan dan Lingkungan.

B.URAIAN TUGAS    :

  1. Melakukan pengumpulan, pengolahan dan penelaahan data/informasi sebagai bahan penyusunan rencana kerja;
  2. Melakukan pengumpulan, pengolahan dan penelaahan data/informasi sebagai bahan perumusan kebijakan umum dan teknis operasional penataan bangunan dan lingkungan;
  3. Melakukan perencanaan teknis, pelaksanaan konstruksi, perbaikan, pengembangan atau pelestarian bangunan dan lingkungan/kawasan tertentu sesuai dengan prinsip pemanfaatan ruang dan melakukan pengendalian bangunan dan lingkungan secara optimal;
  4. Melakukan monitoring dan pengawasan terhadap pelaksanaan penataan bangunan dan lingkungan;
  5. Melakukan penyuluhan penataan bangunan dan lingkungan;
  6. Melakukan pembinaan teknis kepada masyarakat atau pihak lain dalam pembangunan dan pemeliharaan bangunan gedung;
  7. Menginventarisasi permasalahan yang berhubungan dengan penataan bangunan dan lingkungan, serta menyajikan alternatif pemecahannya;
  8. Mendistribusikan tugas kepada bawahan agar pelaksanaan tugas berjalan sesuai dengan proporsi masing-masing;
  9. Memberikan motivasi dan penilaian kepada bawahan guna meningkatkan prestasi, dedikasi dan loyalitas bawahan;
  10. Melakukan pengendalian, evaluasi dan pelaporan pelaksanaan tugas;
  11. Melakukan tugas lain yang diberikan oleh Atasan sesuai peraturan perundang-undangan yang berlaku.

C. TANGGUNG JAWAB      :

  1. Tersedianya data/informasi sebagai bahan penyusunan rencana kerja;
  2. Tersedianya data/informasi sebagai bahan perumusan kebijakan umum dan teknis operasional penataan bangunan dan lingkungan;
  3. Terlaksananya perencanaan teknis dan pelaksanaan konstruksi, serta kegiatan pemanfaatan, pelestarian dan pembongkaran bangunan gedung dan lingkungan.
  4. Terlaksananya monitoring dan pengawasan terhadap pelaksanaan penataan bangunan dan lingkungan;
  5. Terlaksananya penyuluhan penataan bangunan dan lingkungan;
  6. Terlaksananya pembinaan teknis kepada masyarakat atau pihak lain dalam pembangunan dan pemeliharaan bangunan gedung.
  7. Terlaksananya inventarisasi permasalahan yang berhubungan dengan penataan bangunan dan lingkungan, serta menyajikan alternatif pemecahannya;
  8. Terdistribusikannya tugas kepada bawahan agar pelaksanaan tugas berjalan sesuai dengan proporsi masing-masing;
  9. Terlaksananya pengendalian, evaluasi dan pelaporan pelaksanaan tugas seksi penataan bangunan dan lingkungan;
  10. Terwujudnya keteraturan, kelancaran dan ketepatan waktu dalam pelaksanaan tugas.